Posts

TADABBUR “SURGA DI TELAPAK KAKI IBU”

(Untuk Anak vs Untuk Ibu)               Sebuah slogan yang berbunyi “Surga di Telapak Kaki Ibu” adalah sebuah slogan yang tidak asing bagi khalayak orang. Slogan tersebut diambil dari sebuah hadits, yang entah hadis palsu atau shahih. Tentunya, artikel bukan untuk membahas tentang keshahihannya tapi untuk mendalami makna “Surga di Telapak Kaki Ibu” dari sudut pandang yang lebih luas alias mentadabburi.             Khalayak orang pasti memahami bahwa “Surga di Telapak Kaki Ibu” bermakna bahwa seorang anak harus berbakti kepada seorang ibu. Yap betul sekali, makna tersebut 100% betul. Pemahaman tersebut bisa memberikan efek yang begitu positif pada seorang anak, yang berbakti kepada ibunya. Seperti bagaimana kewajiban seorang anak, adalah untuk berbakti kepada ibunya.   Tetapi bagaimana efeknya bagi ibu ke anaknya?       ...

TADABBUR ABDULLAH DAN AMINAH

Image
(MEMANDANG KEMATIAN AYAH DAN IBU NABI DARI SISI LAIN)                         Masih menjadi perdebatan tentang Abdullah dan Aminah, orang tua Nabi Shallallahu alaihi wa salam. Hal ini berkaitan tentang surga atau neraka kah tempat untuk orang tua beliau Shallallahu alaihi wa salam setelah wafat. Perdebatan seperti ini tidak akan kunjung usai dan apakah ada hikmah yang besar dibalik   semua itu.             Dalam artikel ini, saya ingin mentadabburi(memandang dari sisi lain) tentang kematian orang tua Nabi Shallallahu alaihi wa salam. Menurut saya pribadi, mengetahui tempat yang layak setelah kematian itu bukanlah hak manusia, yang dimana itu semua murni hak Allah dan manusia akan sulit untuk mengkajinya(karena tidak ada hadits shahih tentang ini). Saya pribadi ingin mencoba untuk mengkaji lebih dalam untu...

URGENSI TAHLILAN DAN YASINAN

Majelis seperti Tahlil, Yasin dan semacamnya atau yang dikenal dengan Tahlilan dan Yasinan adalah merupakan kegiatan agama yang diamalkan oleh NU. Acara Tahlilan dan Yasinan selalu identik dengan ambeng atau berkat. Dewasa kini, amalan seperti majelis tahlilan, yasinan dan semacamnya atau yang dikenal dengan tahlilan dan yasinan mulai ditentang beberapa organisasi di Indonesia. Banyak yang mengatakan bahwa amalan itu bid’ah dan bahkan melarang untuk mengikuti amalan – amalan seperti itu. Padahal, penganut amalan ini telah turun – menurun sejak Walisongo menyebarkan amalan ini.             Nah, pada artikel ini sih bukan untuk membahas apakah majelis seperti itu bid’ah atau tidak. Karena ya itu bukan maqam saya selaku penulis artikel untuk membahas hukumnya, yang Insya Allah sudah ada beberapa Ulama dan Kyai yang mempunyai dalil yang kuat untuk menghukumi amalan tersebut.          ...