Fanatisme ≠ Radikalisme
Dewasa kini, agama Islam telah dibenturkan dengan faham fanatisme dan radikalisme. Banyak opini bermunculan, dimana pemeluk Islam yang fanatik cenderung memiliki sifat radikal. Hal tersebut tentunya menghasilkan asumsi dunia bahwa semakin tinggi keislaman seseorang maka semakin memiliki sifat radikalisme. Dan, lebih parahnya lagi, Negara – negara yang jauh dari Islam menganggap bahwa Islam adalah identik dengan radikalisme. Tentunya opini tersebut telah berhasil dibentuk dengan rapi oleh musuh – musuh Islam sehingga berhasil membangun pandangan orang terhadap siapa itu Islam. Apakah opini tersebut benar? Sebagai seorang Muslim, tentunya saya begitu menolak opini tersebut. Sesuai dengan motto Islam yang penuh kedamaian, maka radikalisme tidak bisa dikaitkan dengan fanatisme orang terhadap Islam. Islam adalah agama Rahmatallil’alamin yang memiliki fah...