KEMERDEKAAN DAN AN NASHR
KEMERDEKAAN DALAM
BINGKAI 3 AYAT (An Nashr)
Indonesia
telah dinyatakan merdeka sejak sang Proklamator membacakan teks proklamasi pada
17 agustus 1945. Maka genap usia Indonesia 72 tahun. Kemerdekaan Indonesia
adalah kermerdekaan yang diraih melalui perjuangan para pejuang – pejuang terdahulu
tanpa mengenal pamrih, mereka menumpas para penjajah sehingga kemerdekaan pun
diraih. Nah, sekarang tugas kita sebagai penghuni dan penerus bangsa ini harus
mampu menujukkan dan meneruskan perjuangan para pejuang terdahulu. Perjuangan
sekarang mungkin berbeda dengan perjuangan terdahulu, tapi perlu diingat sebuah
perjuangan harus dilandasi dengan pondasi dan keyakinan yang kuat.
Dewasa
kini, Indonesia mungkin masih dijajah melalui cara yang jauh berbeda, yang
jelas bukan melalui peperangan. Mungkin banyak yang memaknai kemerdekaan dengan
merayakannya dengan mengadakan perlombaan, ada juga yang mengkritisi
pemerintahan dan mungkin masih banyak cara lain untuk mengekspresikan
kemerdekaan. Dalam artikel ini, saya ingin mengajak untuk memaknai kemerdekaan
Indonesia ini melalui sudut pandang An Nashr. Sebelum membahas lebih jauh,
berikut adalah terjemahan dari QS. An Nashr :
1. Apabila telah datang pertolongan
Allah dan kemenangan.
2. Dan kamu lihat manusia masuk agama
Allah dengan berbondong-bondong,
3. maka bertasbihlah dengan memuji
Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima
taubat.
Jika kita memaknai
kemerdekaan melalui surat An Nashr, maka yang paling perlu ditekankan adalah
dengan lebih mendekatkan diri kepada Allah. Kemerdekaan Indonesia adalah
pemberian Allah yang paling indah kepada bumi kita. Maka, kita harus menjaganya
dengan meningkatkan pendekatan kita kepadaNYA tak terkecuali untuk semua
elemen, baik pemerintah dan semua masyarakat. Korupsi, konspirasi dan beberapa
politik kotor semoga bisa berkurang dan dihindari melalui peresapan makna
kemerdekaan Indonesia ini.
Contoh kecil cara
pendekatan diri kepada Allah yang mungkin bisa dipraktekkan saat merayakan
kemerdekaan adalah dengan mengadakan acara lomba atau acara lainnya tetapi
tetap melaksanakan shalat fardlu tepat pada waktunya, atau bahkan lebik baik
mengadakan acara yang bernafaskan lebih Islami. Jika merayakan kemerdekaan
dengan bersuka ria sehingga melalaikan waktu shalat, maka bagaimana Allah akan
menambahkan nikmat pada Negeri ini. Maka, mari memaknai kemerdekaan Indonesia
ini melalui sudut pandang QS. An Nashr. Semoga bisa bermanfaat bagi Agama, Bangsa
dan Negara.
Wallahua’lam...
Comments
Post a Comment