JALANAN (RUMAH KEDUA)




  •  Apa itu Jalanan?
Jalanan adalah sebuah tempat yang digunakan sebagai sarana untuk kita bisa mencapai tempat yang akan kita tuju. Sebuah sarana yang disediakan sebagai tempat lalu lalangnya kendaraan atau kedua kaki insan manusia.
  •  Apa Peran Jalanan pada kehidupan?
Seperti yang kita ketahui, sehari – hari kita memerlukan “Jalanan”. Saat kita berjalan menuju tempat kerja, tempat ibadah, tempat makan dan lain – lain tentu kita memerlukan sarana berupa jalanan untuk mencapai tempat – tempat tersebut. Jika kita menyadarinya, sungguh kita tidak bisa apa – apa tanpa adanya jalanan. Setiap aktifitas kita memerlukan sebuah perjalanan dari satu tempat(rumah atau yang lainnya) ke tempat yang lain.
Sudahkan kita menyadari juga, sungguh jalanan adalah tempat yang paling sering kita kunjungi selain rumah. Jadi, boleh dong.. kita menyebut jalanan sebagai “Rumah Kedua” kita di dunia. Dalam hal lain jalanan juga merupakan tempat di mana kita paling di perhatikan setelah di rumah. Bagaimana tidak setiap tanda/symbol yang kita gunakanaan di jalanan begitu diperhatikan bagi sesama pengguna jalanan seperti :
§  Saat kita belok kanan/kirin, tentu kita akan menyalahkan lampu sein yang memberi tanda ke pengguna jalan lain sehingga mereka memberi jalan.
§  Saat kita hendak berhenti, lampu merah di belakang kendaraa kita akan menyalah sehingga pengguna jalan lain akan mengerti maksud kita.
§  Saat kita jalan kaki dan hendak menyebrang, tentu kita melambaikan tangan, sehingga membuat pengguna jalan lain mengerti maksud kita dan berhenti di saat yang tepat.
Dan masih banyak contoh yang lainnya yang mungkin kita bisa menyadarinya sendiri.
  • Apa Seharusnya Peran Kita terhadap Jalanan?
Jalanan tentu telah banyak membantu membantu kita tanpa kita menyadarinya. Peran jalanan yang begitu besar sehingga membuat kita lupa bahwa perannya begitu besar. Sebaiknya kita juga bisa menjaga dan memberi kedamaian pada jalanan sebagai “Rumah Kedua” kita di dunia. Tentunya kita sadar cara merawat jalanan yang baik adalah dengan memberi ketentraman bagi pengguna jalan yang lain seperti merawat tanaman hijau di sekitar jalanan, tidak usah kebut – kebutan, berusaha mengurangi polusi di jalanan dan lain – lain.
Jika di tempat kita paling diperhatikan pun kita tidak bisa berperilaku terpuji tentu kita akan tidak diperhatikan oleh penghuni tempat tersebut. Saat di rumah, kita berbuat bandel dan akhirnya orang tua kita membenci kita bahkan mungkin lebih menganak tiri kan kita, itu sudah menjadi resiko yang menyakitkan. Seperti halnya di jalanan yang sebagai “Rumah Kedua” kita, ketika kita tidak mampu merawat dan memberi kedamaian di jalanan tentu kita akan dibenci dan tidak diperhatikan oleh pengguna yang lain bahkan resiko yang paling menyakitkan adalah kita akan mengalami kecelakaan. Na’udzubillah.
Maka dari itu kawan – kawan, mari kita sama – sama menjaga jalanan sebagai “Rumah Kedua” kita, sehingga kedamaian dan ketentraman bisa terwujudkan. 

Comments

Popular posts from this blog

Kematian

Logika Akhir Zaman

Tabir Bukan Penghalang Cinta